Evaluasi Tahun Pertama dan Harapan Tahun Kedua

Tidak terasa kalau 2 semester perkuliahan sudah lewat. Selama tahun pertama ini, banyak sekali pelajaran yang didapatkan dalam menjalani peran sebagai mahasiswa. Bagi saya, semester pertama adalah masa penyesuaian yang berat dan cukup membuat saya merasakan drama kehidupan perkuliahan ūüėā. Pada semester kedua, saya makin memiliki insight mengenai hal – hal apa saja yang bisa dan akan saya lakukan.

Untuk adik – adik SMA yang kebetulan membaca tulisan saya, camkan dalam pikiran kalian bahwa kalian harus memilih jurusan yang memang menjadi passion kalian. That’s the point of entering college and preparing for your future.

Apa yang dipelajari di dunia perkuliahan adalah hal – hal yang sudah terspesifikasi. You shouldn’t go wrong with your choice. Jujur saja, selama berkuliah dua semester ini saya merasa biasa saja. I mean, saya merasa kalau apa yang saya pelajari saat ini tidak benar – benar ‘klop’ dengan minat saya. Mungkin hal tersebut bisa terjadi karena apa yang pelajari saat ini didominasi oleh mata kuliah dasar fakultas yang sifatnya sangat umum.

Sewaktu SMA, mata pelajaran yang paling membuat saya terpacu adalah biologi, kimia, dan matematika. Di pelajaran Fisika saya tidak begitu minat. Nilai saya pun tidak ‘Wow’, yang penting tidak pas kkm saja.

Untuk pelajaran kimia… saya sangat perfeksionis di pelajaran kimia. Hal itu tidak baik dan saya mau menghindarinya. Namun dibalik itu semua, mata pelajaran ini adalah mata pelajaran pertama yang membuka mata saya tentang betapa menariknya ilmu pengetahuan. Tahukah kalian bahwa berbagai zat memiliki warna api yang berbeda – beda ketika dilakukan reaksi pembakaran? Atau, tahukah kalian bahwa ada zat yang mengeluarkan bau harum, namun ketika senyawa kimia zat tersebut diurai malah akan mengeluarkan bau busuk. Atau tahukah kalian bahwa bahan plastik bisa dirancang lebih kuat dari besi. ¬†Belajar kimia itu menyenangkan!

Mata pelajaran yang paling saya nikmati ¬†adalah pelajaran biologi. Saya menikmati setiap waktu saya mempelajari apa yang ada di dalamnya. Biologi itu… Keajaiban Tuhan yang paling misterius dan berbahaya. Siapa yang bisa memecahkan misteri darimana makhluk hidup berasal? Berbagai pertanyaan lain pun sangat menarik minat saya seperti, apa yang menyebabkan sel – sel berdiferensiasi dan terspesialisasi pada waktu tertentu ? Mengapa vaksin sangat ampuh melindungi manusia dari intervensi virus dan bakteri? Mengapa makhluk hidup bisa bermutasi? Dan berbagai pertanyaan hebat lainnya.

Selain itu, saya juga suka matematika. Kalau di kuliah, matematika terbagi lagi dengan sebutan kalkulus, Aljabar Linear, statistik dan probabilitas, dll. Walaupun hanya utak Рatik angka, tetapi dapat menghasilkan hal yang hebat dan berguna.  Matematika itu menakjubkan!

Sebuah anomali pada diri saya bahwa  saya tidak memilih  jurusan yang belajar biologi dan kimia. Faktor  apa yang saya pikirkan ketika memilih? THAT F-KING EGO AND PRESTIGE ! Dulu, saya bukan orang yang percaya kalau passion berperan besar dalam keberhasilan seseorang.  Saya juga menyesal kenapa saya baru sadar banyak hal  setelah masuk kuliah. Dan juga, saya yakin teman Рteman lainnya  ada yang mengalami hal yang sama. Saya mau mengulang pun tidak bisa karena dilarang orang tua. Mungkin Tuhan punya jalan lain?

Saya bukan salah jurusan. Saya tidak terima jika dibilang begitu. Disini, saya masih bisa berjalan walaupun dalam benak saya selalu terlintas hal lain; Mungkin jika saya ada di jurusan dan fakultas lain, saya lebih bisa berakselerasi. Tapi saya yakin Tuhan punya rencana  yang baik untuk saya.

Jadi, apa yang  yang akan saya lakukan selanjutnya ? Saya akan berusaha untuk bergabung di wadah  yang cocok dengan minat saya. Saya pun tidak mau menutup diri terhadap pelajaran Рpelajaran baru yang akan saya pelajari nanti. Saya hanya orang yang kurang berpengalaman. Namun saya yakin, banyak jalan menuju mimpi. Saya dan orang lain berasal dari tempat yang berbeda, melalui berbagai peristiwa yang berbeda, memiliki pergumulan masing Рmasing, namun bisa saja sampai di muara yang sama. Saya sendiri sudah membuat rincian langkah kongkrit yang harus saya lakukan untuk mengapai apa yang saya cita Рcitakan . Apapun itu, yang penting saya sudah berusaha. Berhasil atau tidaknya itu urusan Tuhan. I will achieve what I aim if only He has made it into my fate. 

‚ÄúIn him we were also chosen, having been predestined according to the plan of him who works out everything in conformity with the purpose of his will, in order that we, who were the first to put our hope in Christ, might be for the praise of his glory” (Ephesians 1:11-12).

XOXO 

Yolanda Natalia

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s